Makalah tentang pertumbuhan kecambah menggunakan medium agar-agar



Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Merah
D
I
S
U
S
U
N
Oleh:
Laila Permata Sari
Kelas:
XII IPA 6
Sekolah:
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ-C_fTarfv8u-YvRRBGExwWvdO08SMb3cbeaZrcquAb5JyjnKUTgMAN 2 MODEL MEDAN





T.A 2013/2014


KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan saya kesehatan sehingga saya mampu menyelesaikan tugas praktikum yang diberikan oleh guru kepada saya.Tugas yang diberikan adalah tugas untuk mengamati pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Kacang Merah dengan tidak menggunakan tanah sebagai medium pertumbuhan kacang merah tersebut melainkan menggunakan medium lain sebagai tembat tumbuh tanaman kacang merah tersebut.Disini saya menggunakan medium agar-agar sebagai pengganti tanah.Tujuannya agar kita tidak selalu tergantung terhadap tanah sebagai media tanam untuk tumbuhan.
          Semoga dengan dibuatnya makalah laporan biologi ini dapat dijadikan sebuah pembelajaran baru yang dapat kita manfaatkan disuatu hari nanti.




Medan


22 Agustus 2013
 BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Tumbuhan adalah makhluk hidup yang mempunyai ciri sebagaimana makhluk hidup lainnya.Salah satu ciri tumbuhan adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan.Pertumbuhan pada tanaman dapat dilihat dari makin besarnya suatu tanaman yang disebabkan oleh jumlah sel yang bertambah banyak dan bertambah besar.dan bersifat tidak dapat balik (irreversible).Selain tumbuh, tanaman juga mengalami perkembangan.Perkembangan adalah peristiwa biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.

Pertumbuhan dan perkembangan  merupakan dua proses yang berjalan secara stimultan (pada waktu yang bersamaan). Perbedaannya terletak pada faktor kuantitatif karena mudah diamati, yaitu perubahan jumlah dan ukuran.Sebaliknya perkembangan dapat dinyatakan secara kualitatif karena perubahannya bersifat fungsional.

Tumbuhan  yang masih kecil, belum lama muncul dari biji dan masih hidup dari persediaan makanan yang terdapat di dalam biji, yang dinamakan kecambah (plantula). Awalperkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi.Masa dormansi adalah berhentinya pertumbuhan pada tumbuhan dikarenakan kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan masuknya air ke dalam biji suatu tumbuhan, yang disebut dengan proses imbibisi. Imibibisi ini terjadi karena karena penyerapan air akibat potensial air yang rendah pada biji yang kering. Air yang berimbibisi menyebabkan biji mengembang dan memecahkan kulit  pembungkusnya dan juga memicu perubahan metabolik pada embrio yang menyebabkan biji tersebut melanjutkan pertumbuhan. Enzim-enzim akan mulai mencerna bahan-bahan yang disimpan pada endosperma atau kotiledon, dan nutrien-nutriennya dipindahkan ke bagian embrio yang sedang tumbuh.

Biji dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio atau lembaga tumbuhan.Embrio atau lembaga tumbuhan mempunyai tiga bagian, yaitu akar lembaga/calon akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan bayang lembaga (kaulikulus).

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, salah satunya, yaitu faktor cahaya. Cahaya kelihatannya merupakan petunjuk utama yang memberi tahu benih bahwa ia telah menembus tanah. Kita dapat menipu biji kacang merah, sehingga biji mengecambahkan biji dalam kegelapan.
Dari keadaan tersebut, kami termotivasi untuk melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan biji kacang merah didua tempat berbeda yaitu di tempat gelap dan terang.Pemilihan tempat ini sudah melalui pertimbangan pada beberapa faktor.  Untuk itu kami membuktikannya dengan melakukan pengamatan seperti yang tercantum pada laporan ini.

B.  Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari praktikum ini adalah sebagai berikut.
1.     Apakah cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan biji kacang merah ?
2.    Adakah perbedaan pertumbuhan biji kacang merah di dua tempat, yaitu di tempat terang dan dtempat gelap ?
3.    Faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan kacang merah yang diletakkan didua tempat?

C.  Tujuan Praktikum

Tujuan dilakukannya praktikum ini adalah sebagai berikut.
Memahami Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan. Untuk mengetahui adakah pengaruh media tanam pada pertumbuhan biji kacang hijau (vigna radiata).

D.  Manfaat Praktikum

Beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari percobaan/penelitian yang kita lakukan yaitu sebagai berikut.
·         Bagi siswa → Manfaat bagi siswa dengan adanya praktikum ini yaitu pengetahuan siswa tentang faktor cahaya dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman khususnya kacang merah.
·         Bagi guru → Manfaat bagi guru melalui praktikum ini yaitu guru dapat mengetahui tingkat pemahaman siswa yang akan cara melakukan uji praktek dalam hal ini mengenai pertumbuhan biji kacang merah.

BAB II

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
A. Landasan Teori
     Ada 2 teori yang menjadi landasan dalam praktikum, yakni :

1.    Pengertian pertumbuhan dan perkembangan
Pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.
Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur.Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Calon Tumbuhan akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot, embrio, dan akhirnya menjadi sebatang pohon. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah (bahan baku) berupa molekul sederhana dan molekul kompleks. Tahapan yang dilalui selama melangsungkan proses tersebut adalah sebagai berikut :
a.    Tahap pembelahan sel, yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak.
b.    Tahap pembentangan, yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak. Pada sel tumbuhan, peningkatan tersebut biasanya disebabkanoleh penyerapan air kedalam vakuola.
c.    Tahap pematangan, yaitu perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentuk khusus (terspesialisasi) melalui proses diferensiasi. Pada akhirnya terbentuk jaringan, organ, dan individu.

    2.   Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
           Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman :
      a.   Faktor Internal

·         Gen
        Setiap jenis tumbuhan membawa gen untuk sifat-sifat tertentu, seperti berbatang  tinggi      atau berbatang rendah. Tumbuhan yang mengandung gen ‘baik’ dan didukung oleh   lingkungan yang sesuai akan.memperlihatkan pertumbuhan yang baik.
·         Hormon
         Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses perkembangan dan     pertumbuhan.
        Auksin                         : untuk membantu perpanjangan sel
        Giberelin                     :untuk pemanjangan dan pembelahan sel
        sitokinin                      : untuk menggiatkan pembelahan sel
        etilen                          :untuk mempercepat buah menjadi matang
        Asam traumalin            : Merangsang pemebelahan sel di bagian tumbuhan yang luka
        Kalin                           : Merangsang pembentukan organ tumbuhan sbb :
      -      Rizokalin             : Untuk pembentukan akar
      -      Aulokalin             : Untuk pembentukan batang
      -      Filokalin              : Untuk pembentukan daun
      -      Antokalin             : Untuk pembentukan bunga





      b.  Faktor Eksternal

·         Air
        Fungsi air antara lain :
   -      Untuk Fotosintesis
   -      Mengaktifkan reaksi-reaksi enzim
   -      Membantu proses perkecambahan biji
   -      Menjaga (mempertahankan) kelembapan
   -      Untuk transpirasi
   -      Meningkatkan tekanan turgor sehingga merangsang pemebelahan sel
   -      Menghilangkan asam asbisat

·         Suhu / Temperatur Lingkungan
           Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang,        reproduksi dan kelangsungan hidup dari tanaman.Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22°C-37°C.Temperatur yang lebih atau kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat atau berhenti.
·         Kelembaban Udara
         Kadar air dalam udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan.   Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan sel yang lebih cepat.
·         Cahaya Matahari
         Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan fotosintesis (khususnya tumbuhan merah).Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru sinar matahari dapat menghambat proses pertumbuhan.
·         Nutrien
          Tumbuhan memerlukan nutrien untuk kelangsungan hidupnya.Nutrien yang dibutuhkan dalam jumlah banyak disebut unsur makro (makronutrien).Unsur makro misalnya karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, kalium, kalsium, fosfor, dan magnesium.Sedangkan nutrien yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro (Mikronutrien).Contoh unsur mikro adalah klor, besi, boron, mangan, seng, tembaga, dan molibdenum.
   Kekurangan nutrien di tanah atau media tempat tumbuhan hidup menyebabakan tumbuhan mengalami defisiensi.Defisiensi mengakibatkan tumbuhan menjadi tumbuh dan berkembang dengan tidak sempurna.
·         Kelembapan
          Kelembapan ada kaitannya dengan laju transpirasi melalui daun, karena transpirasi akan terkait dengan laju pengangkutan air dan unsur hara terlarut. Jika kondisi lembap dapat dipertahankan, akan banyak air yang diserap dan lebih sedikit yang diuapkan. Kondisi ini mendukung aktivitas pemanjangan sel sehingga sel-sel lebih cepat mencapai ukuran maksimum dan tumbuhan membesar.

B. Hipotesis

          Biji kacang merah yang tumbuh di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat dibandingkan biji kacang merah yang tumbuh di tempat yang terkena matahari. 




BAB III
METODE PRAKTIKUM

Metode penelitian dilakukan dengan cara eksperimen, antara lain

A.  Alat dan Bahan

1.     Alat-alat
Wadah tempat perkecambahan (Gelas atau mangkok)
Penggaris
Kertas
Pulpen
Kamera
B.    Bahan-Bahan
1.      Agar-agar
Air
Biji kacang merah
C.    Prosedur kerja
ü  Siapkan alat dan bahan
ü  Cuci dan rendam kacang merah selama 4 jam
ü  Masak agar-agar. Ingat jangan menggunakan gula ya.
ü  Setelah agar-agar dimasak keringkan bila perlu didinginkan di dalam kulkas sampai benar-benar kering
ü  Setelah kering cuci lagi agar-agar supaya lebih steril
ü  Potong agar-agar bila perlu kemudian rendam lagi di dalam air selama 1 jam
ü  Setelah agar-agar siap dijadikan media tanam masukkan dalam wadah (gelas atau mangkok)
ü  Taburkan biji kacang merah diatas agar-agar kalau bisa bijinya jangan sampai tertimpa agar-agar sebab akan membuat pertumbuhah kacang terganggu
ü  Amati dan ukur pertumbuhan tinggi kacang











BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

A.  Tabel Hasil Pengamatan

·         Data hasil pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat gelap
Hari ke
Tinggi tanaman
1
-
2
3cm
3
6,5cm
4
4cm
5
8,5m


·             Data hasil pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat terang

Hari ke
Tinggi tanaman
1
-
2
-
3
2cm
4
3cm
5
1cm



B.    Gambar hasil pengamatan
Tumbuhan kacang merah ditempat gelap















Hari ketiga
 

Hari kedua
 




Hari kelima
 


Hari keempat
 


Tumbuhan kacang merah di tempat terang







Hari ketiga
 

Hari keempat
 



Hari kelima
 

Kesimpulan

            Apabila kacang merah ditanam di tempat yang lembab akan mengakibatkan percepatan pertumbuhan tanaman, karena kecambah menyukai tempat yang lembab. Tanaman yang ditanam dengan menggunakan medium yang bagus walaupun berbeda bentuk wadah tetap tidak akan menghambat pertumbuhan kecambah. Dengan menggunakan medium agar-agar juga kita tidak perlu banyak menggunakan air sebagai nutrisi buat tanamannya tumbuh dengan cepat, jadi kita tidak perlu repot-repot memberikan air setiap waktu.Tanaman yang ditanam ditempat yang cukup sinar matahari walaupun pertumbuhannya lambat tetapi mengalami perkembangan yang cepat seperti cepat mengalami pertumbuhan daun walaupun ukuran batangnya masih sangat pendek. Pertumbuhan kacang yang ditanam di media agar-agar mendapat cukup nutrisi walaupun tidak kita siram air setiap harinya karena agar-agar sudah mengandung air dan nutrisi lain yang dibutuhkan kecambah untuk hidup dengan baik. Tanaman yang hidup di tempat terang akan mendapatkan cukup cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis dengan baik sedangkan tanaman yang hidup di tempat gelap walaupun pertumbuhannya cepat tetapi arah tumbuhnya tidaklah tegak melainkan agak miring.

Komentar